TEKNIK
PERNAFASAN UNTUK LARI
Bernafas.
Setiap makhluk hidup melakukan hali ini untuk melakukan pembakaran dalam tubuh
sehingga menjadi energy. Sehingga manusia bisa melakukan aktifitas sehari-hari
mulai dari bekerja, berfikir hingga berolahraga.
Bicara
tentang olahraga, olahraga yang dinilai cukup berat namun paling murah adalah
berlari. Karena kita dituntut konsentrasi serta pengaturan nafas yang tepat dan
teratur. Maka dari itu, disini akan kita bahas tentang pernafasan yang tepat
saat berlari.
Bernafas
dengan benar merupakan salah satu hal yang harus anda lakukan ketika sedang
berlari atau jogging. Kenapa kita harus bernapas dengan benar ketika lari ?
Jawabannya tidak lain adalah supaya anda tidak merasa sesak napas dan merasa
nyaman ketika berlari. Sistem pernapasan berperan penting dalam efektivitas
seseorang yang sedang berlari.
Ilustrasi Berlari
OLAHRAGA
LARI
Secara
alami, seseorang akan kehabisan napas ketika berlari. Hal ini dikarenakan
otot-otot memerlukan oksigen lebih banyak ketika melakukan aktivitas fisik.
Selain itu, paru-paru juga akan bekerja lebih keras agar bisa menyerap oksigen.
Menerapkan pola pernapasan yang efisien ketika berlari akan membuat seseorang
mendapatkan oksigen dengan lebih efektif dan efisien. Hal ini pada akhirnya
akan meningkatkan daya tahan tubuh dan memungkinkan untuk berlari lebih jauh
& nyaman. Mengoptimalkan ritme napas bukanlah hal yang sulit. Ada
beberapa cara yang bisa anda terapkan untuk membantu mengoptimalkan pola
pernapasan saat sedang berlari.
Berikut Adalah Cara
Mengatur Nafas Ketika Berlari :
Ambil Nafas Pendek
Menarik
napas terlalu dalam dan panjang dapat menyulitkan anda untuk berlari dengan
jauh atau lama. Oleh sebab itu, bernapaslah secara pendek dan tidak terlalu
dalam sehingga memungkinkan anda untuk mengatur napas.
Dengarkan Nafas Anda
Libatkan
telinga anda untuk mengontrol pernapasan. Apabila anda mendengar napas mulai
terengah-engah, maka segera kurangi kecepatan berlari. Dan bila sudah mulai
stabil, tingkatkan kecepatan secara perlahan.
Gunakan Pernafasan Perut
Cobalah
untuk bernapas dari diafragma atau perut, bukan dari dada. Untuk melatihnya,
berbaringlah telentang kemudian lihat gerakan perut ketika sedang bernapas.
Pernapasan yang benar adalah ketika anda melihat perut naik dan turun setiap
kali bernapas, sementara dada kurang bergerak. Terapkan teknik ini ketika anda
berlari.
Bernafas Melalui Mulut
Bernapas
dari hidung ketika sedang berlari akan membuat otot-otot wajah jadi mengencang
dan rahang cenderung mengeras. Oleh sebab itu, cobalah bernapas lewat mulut
ketika berlari, karena akan membuat oksigen yang masuk dan karbondioksida yang
keluar lebih banyak dibandingkan lewat hidung. Bernapas melalui mulut akan
membuat otot-otot wajah tetap rileks sehingga membuat anda lebih tenang dan
santai. Apabila napas anda mulai habis, maka perlambat sedikit gerakan kaki
anda.
Bernafas Secara Berirama
Hal penting
yang perlu diperhatikan adalah konsistensi (berirama) saat bernapas. Anda
dianjurkan untuk menarik dan mengeluarkan secara berirama atau konsisten,
terlepas seberapa cepat anda dalam berlari. Contohnya adalah dengan mengambil
napas setiap 2 langkah atau 3 langkah lari kemudian membuang nafas setiap 2
atau 3 langkah (sesuai kondisi tubuh).
Demikian
beberapa teknik pernafasan saat Berlari...
Terimakasih
telah membaca.. Selamat Mempraktekkan…

0 Response to "Teknik Pernafasan untuk Lari"
Post a Comment