Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “samapta” berarti “siap
siaga”. Sehingga tes samapta dapat kita artikan sebagai tes untuk
mengetahui kesiapsiagaan seseorang untuk melaksanakan kegiatan tertentu. Tes
samapta sering dilakukan oleh instansi yang tiap personelnya dituntut
kesiapsiagaan setiap anggotanya. Seperti TNI, POLRI, PNS Kemenkumham, Security,
dan lain-lain. Namun lebih sering kita jumpai dalam keseharian TNI atau POLRI
yang dituntut memiliki kesiapan untuk menghadapi segala ancaman.
Ilustrasi Samapta Wanita
Pada
artikel kemarin, saya membahas tes samapta pria dengan bermacam tesnya.
Sekarang kita membahas tentang tes samapta wanita. Mari kita simak.
Berikut adalah materi TES SAMAPTA WANITA
yang perlu anda latih :
GARJAS “A”
LARI
Dahulu,
tes samapta A bagi para wanita pelamar pada semua matra, baik TNI/POLRI adalah
lari 12 menit dengan jarak minimal untuk lulus adalah mampu berlari sejauh 1960
meter. Sehingga apabila dalam waktu yang ditentukan (12 menit) tidak mampu
melampaui target jarak minimal yang ditentukan, maka pelamar dinyatakan gugur.
Namun bukan itu saja yang menyebabkan gagal dalam tes. Walaupun jarak larinya
melampaui target, tetapi apabila diketahui sekali saja berjalan saat
pelaksanaan tes samapta A, maka juga akan dinyatakan gugur.
CONTOH :
1.
“Anda
mampu berlari pada lintasan atletik stadion (400 meter) sebanyak minimal 5x
putaran dalam waktu 12 menit” >> ANDA LOLOS dengan nilai Pass In Grade (Batas Bawah Lulus)
2.
“Anda
mampu berlari pada lintasan atletik stadion (400 meter) sebanyak minimal 5x
putaran dalam waktu 12 menit. Namun ditengah jalannya tes anda diketahui
berjalan, maka ANDA DI DISKUALIFIKASI. Karena bukan hanya jarak yang dihitung,
melainkan juga ketahanan fisik atau stamina pelamar juga dilihat, mampu
bertahan atau tidak untuk berlari sejauh itu.”
Namun
sekarang atau sejak sekitar tahun 2012 (CMIIW) ada sedikit perubahan pada tes
samapta, khususnya di TNI AD. Untuk matra lain yaitu AU, AL dan POLRI sepertinya
masih menggunakan tes samapta A seperti yang lama yaitu lari 12 menit. Untuk
tes samapta A wanita di TNI AD adalah lari sejauh 3200 meter diusahakan
ditempuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Sehingga ada perbedaan dari tes
lari versi lama yang berpatokan pada jarak, tes lari versi baru ini berpatokan
dengan waktu. Namun masih DILARANG BERJALAN selama pelaksanaan tes lari. Tes
lari versi baru ini, waktu batas maksimal untuk lulus Pass In Grade (Batas Bawah Lulus) pada tes lari sejauh 3200 meter untuk
wanita pelamar adalah 22 menit 5 detik, sedangkan untuk nilai sempurna (100)
adalah dengan waktu 13 menit 20 detik.
CONTOH :
1.
“Apabila
anda mampu berlari sejauh 3200 meter, waktu yang anda capai melebihi 22 menit 5
detik, maka ANDA TIDAK LULUS.”
2.
“Apabila
anda mampu berlati sejauh 3200 meter, waktu yang anda capai kurang dari 22
menit 5 detik, namun di saat pelaksanaan anda ketahuan berjalan, maka ANDA
TIDAK LULUS atau DISKUALIFIKASI.”
GARJAS
“B”
Pada
GARJAS B ini terdapat
beberapa item sebagai berikut :
- CHINNING
Untuk
mendapatkan nilai sempurna (100) pada item tes garjas B ini adalah dengan
melakukan gerakan Chinning (harus) dengan benar sebanyak 63 kali atau
melakukannya sebanyak minimal 34 kali untuk KOWAD/KOWAL/WARA. Serta sebanyak 72
kali atau minimal 42 kali untuk POLWAN untuk mendapat nilai Pass In Grade (Batas Bawah Lulus) dalam
waktu 1 menit.
Kenapa
harus dengan benar?? Karena setiap gerakan Chinning yang tidak benar, TIDAK
AKAN DIHITUNG oleh testor walaupun melakukan banyak gerakan seperti Chinning.
Gerakan
Chinning yang Benar :
1.
Pakailah
mistar Chinning yang setinggi dada atau lebih sedikit, diharapkan saat
melakukan gerakan, posisi badan dapat membentuk sudut 45 derajat.
2.
Persiapan
(Aba-aba dari testor), tangan menggenggam mistar Chinning, tangan siku lurus, kaki
lurus ke depan sekitar 30cm, badan miring membentuk sudut 45 derajat.
3.
Yak,
Mulai, Go, Peluit (Aba-aba dari testor), mengangkat badan ke depan atas
menggunakan kekuatan tangan hingga dada atau leher bawah menyentuh mistar.
4.
Ketika
badan turun, tangan, siku, badan dan kaki harus benar-benar lurus.
5.
Gerakan
dilakukan Kontinyu semaksimal mungkin. DILARANG MENGAYUN dan sejenisnya.
- SIT UP
Untuk
mendapatkan nilai sempurna (100) pada item tes garjas B ini adalah dengan melakukan
gerakan Sit Up sebanyak 42 kali dalam waktu 1 menit minimal 20 kali untuk
memdapat nilai Pass In Grade. Tes Sit
Up saya katakan adalah item tes paling mudah diantara item tes lain di garjas
B. Namun anda jangan anggap remeh. Karena apabila tidak anda latih maksimal dan
benar, maka hasilnya akan jauh dari harapan.
Gerakan
Sit Up yang Benar :
1.
Pakailah
tempat tumpuan yang kuat untuk melakukan Sit Up, misalnya mistar yang ditanam
di semen setinggi 10-15cm sebagai tumpuan kaki. Pakailah sepatu agar kaki tidak
lecet.
2.
Setelah
kaki mendapat tumpuan yang baik, rebahkan badan anda, kaki ditekuk ke atas,
usahakan pantat lebih dekat ke tumit agar gerakan lebih ringan dan cepat.
3.
Beda
dengan Sit Up Pria yang jari tangannya dianyam di belakang kepala. Untuk
wanita, tangan lurus ke bawah di samping badan dengan telapak tangan terbuka
menghadap ke lantai.
4.
Lakukan
gerakan Sit Up, angkat badan, lakukan gerakan memeluk kedua kaki dengan
menggunakan kedua tangan, dagu melewati kedua lutut. Lakukan gerakan ini secara
kontinyu.
5.
Saat
badan turun, telapak tangan memukul/menampar matras/lantai hingga membuat bunyi
“Plak..Plak..Plak!!!” sehingga memudahkan lecutan badan yang membantu anda
untuk bangun dan menghitung (bagi testor)
- PUSH UP
Untuk
mendapatkan nilai sempurna (100) pada item tes garjas B ini adalah dengan
melakukan gerakan Push Up wanita dengan benar sebanyak 28 kali dalam waktu 1
menit serta sebanyak 10 kali untuk mendapat nilai Pass In Grade.
Gerakan
Push Up yang Benar :
1.
Posisikan
badan tengkurap, telapak tangan membuka sebagai tumpuan, tangan diposisikan
selebar bahu. Usahakan siku tangan lebih dekat atau menempel dengan badan agar
gerakan lebih ringan dan sempurna nantinya.
2.
Persiapan
(aba-aba dari testor), badan diangkat, tangan siku lurus. Beda dengan Push Up
Pria, untuk wanita ada perbedaan pada tumpuan bawah yaitu menumpu pada lutut sedangkan
pada pria tumpuan bawah pada ujung kaki. Untuk pelaksanaan sama yaitu lutut
dibuka selebar bahu dibuka selebar bahu.
3.
Yak,
Mulai, Go, peluit (aba-aba dari testor), badan turun ke bawah, siku membentuk
sudut 90 derajat atau kurang, dimaksudkan agar dada lebih dekat atau menyentuh
lantai. Bagian badan yang boleh menyentuh lantai hanya telapak tangan, lutut
dan dada. Apabila anggota badan lain menyentuh lantai, misalnya perut, gerakan
tidak akan dihitung, atau parahnya diskualifikasi.
4.
Saat
naik, posisi seperti pada Persiapan. Lakukan secara kontinyu dan benar. Saat
membuat gerakan, DILARANG MENGAYUN atau seperti gelombang. Badan dari ujung
kepala hingga lutut bergerak naik turun bersama-sama.
- SHUTTLE RUN
Tes
ini adalah tes yang menunjukkan ketangkasan. Dilakukan dengan berlari sprint
membentuk angka 8 melewati 2 tiang yang berjarak 10 meter secara bolak-balik
sebanyak 3 putaran. Untuk mendapat nilai maksimal (100), waktu yang dicapai
adalah 17,0 detik dan 23,0 detik untuk mendapat nilai Pass In Grade.
Gerakan
Shuttle Run yang Benar :
1.
Sama
dengan Shuttel Run Pria.
2.
Siapkan
2 tiang setinggi 1,5 meter, dirikan dan atur jarak mereka sejauh 10 meter.
3.
Ambil
posisi start sebelah kanan tiang. Lakukan start melayang, posisi ujung kaki dilarang
melebihi tiang.
4.
Yak,
Mulai, Go, Peluit (aba-aba dari testor), mulailah berlari membentuk angka 8
dengan bantuan tiang tersebut. Usahakan saat lari, saat berbelok, badan lebih
dekat ke tiang, namun tangan dilarang memegang tiang,
5.
Lakukan
gerakan membuat angka 8 sebanyak 3 kali.
6.
Jangan
sekali-kali mengurangi kecepatan jika ingin memperoleh waktu tercepat dan
terbaik.
7.
Pakailah
sepatu dengan grib yang masih baik untuk menghindari terpeleset.
GARJAS
“C”
KETRAMPILAN RENANG
Jarak
yang harus di tempuh saat melaksanakan garjas C bagi wanita adalah sama dengan
pria yaitu berenang sejauh 50 meter. Dapat menggunakan gaya apapun. Namun untuk
mendapatkan nilai terbaik, sebaiknya anda menggunakan gaya dada / katak. Untuk
mendapat nilai sempurna (100), waktu yang harus dicapai adalah 38 detik atau
kurang dan 1 menit 38 detik untuk mendapat nilai Pass In Grade. Untuk batasan waktu yang wanita belum mendapat
informasi pasti tetapi akan diusahakan untuk mendapatkan informasinya.
Demikian tips yang
dapat saya share kepada anda-anda yang mempunyai cita-cita menjadi dan ingin
mendaftar menjadi calon TNI. Lakukan latihan secara kontinyu dan bertahap.
Yakin pasti bisa. SELALU SEMANGAT BERLATIH dan BERDOA !!! Terimakasih.
0 Response to "Tes Samapta WANITA Terbaru"
Post a Comment